Legal Analysis of Disparities in Judges' Decisions in Criminal Assault Cases Resulting in Severe Injuries
Downloads
This research discusses the disparity of judges’ decisions in criminal assault cases resulting in severe injuries within the Indonesian criminal justice system. Sentencing disparity has become an important legal issue because differences in punishment for similar criminal acts may undermine legal certainty, justice, and public trust in the judiciary. The purpose of this study is to analyze the factors causing disparities in judges’ decisions and to examine the legal considerations used in imposing criminal sanctions, particularly in cases involving recidivist offenders and serious injuries. This study employed a normative juridical research method using conceptual and case approaches. Data were collected through literature studies involving statutory regulations, court decisions, legal doctrines, and relevant scientific journals. The analysis was conducted qualitatively using descriptive-analytical techniques to compare judicial considerations in similar cases. The findings indicate that disparities in sentencing are influenced by broad judicial discretion, differences in assessing aggravating and mitigating factors, and the absence of detailed sentencing guidelines. Recidivism status, severity of injuries, remorse, and restorative efforts significantly affected judicial decisions. The study concludes that sentencing disparity remains a fundamental issue in Indonesian criminal law enforcement. Therefore, clearer national sentencing guidelines, stronger judicial transparency, and more proportional consideration standards are necessary to ensure fairness, consistency, and accountability in criminal punishment.
Anggara. (2024). Ratio decidendi dalam menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat. Verstek.
Arief, B. N. (2017). Bunga rampai kebijakan hukum pidana. Kencana Prenada Media Group.
Azzah, A. N. (2025). Analisis disparitas putusan hakim dalam tindak pidana penganiayaan mengakibatkan luka berat ditinjau dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan studi putusan 68/Pid.B/2021/PN Sit di Pengadilan Negeri Situbondo (Skripsi tidak dipublikasikan). Universitas Muhammadiyah Malang.
Fernandes, C., Madjid, N. V., & Fahmiron. (2024). Disparitas putusan hakim terhadap tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama. Jurnal Sakato Ekasakti Law Review, 3(3), 123–130.
Hamzah, A. (2019). Teori-teori pemidanaan dan tujuan pemidanaan. Sinar Grafika.
Hamzah, A. (2021). Sistem pidana dan pemidanaan di Indonesia. Pradnya Paramita.
Harry, R., & Harmono. (2024). Problematika pertimbangan hukum oleh hakim dalam mewujudkan keadilan di masyarakat. Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis, 5(10).
Insani, N., Hatta, M., & Johari. (2025). Tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan luka berat dalam perspektif hukum pidana (Analisis putusan Nomor: 179/Pid.B/2023/PN Psb). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 8(2), 15.
Laia, A., Sumiadi, S., & Saputra, F. (2025). Disparitas putusan hakim terhadap tindak pidana kekerasan secara bersama-sama yang mengakibatkan kematian. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh, 8(2), 483–500.
Langkun, T. S., et al. (2014). Studi atas disparitas putusan pemidanaan perkara tindak pidana korupsi [Laporan penelitian]. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia & Lembaga Bantuan Hukum Makassar.
Meliala, A. (2015). Victimologi: Suatu pendekatan multidisipliner. Sinar Grafika.
Muladi. (2020). Kapita selekta sistem peradilan pidana. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Muladi, & Arief, B. N. (2025). Teori-teori dan kebijakan pidana. PT Alumni.
Mulyadi, L. (2017). Putusan hakim dalam hukum acara pidana. Citra Aditya Bakti.
Salim. (2025). Disparitas putusan hakim Nomor 14/Pid.B/2023/PN.Jmb dan Nomor 624/Pid.B/2022/PN.Jmb tentang tindak pidana penganiayaan (Skripsi tidak dipublikasikan). Universitas Batanghari.
Sang Fajar, R. (2025). Sanksi pidana terhadap tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan luka berat: Studi kasus di Pengadilan Negeri Bukittinggi (Putusan Nomor 94/Pid.B/2024/PN Bkt). Court Review: Jurnal Penelitian Hukum, 5(5), 2465.
Simanungkalit, C. F. (2021). Analisis keadilan dalam pemidanaan terhadap ikut serta melakukan penganiayaan berat dengan rencana. Jurnal Hukum Adigama, 4(2).
Sudarto. (2015). Hukum pidana I. Alumni.
Ulfa Arifia, M., Gultom, B. M., & Markoni. (2023). Upaya meminimalisir disparitas putusan hakim. Jurnal Syntax Transformation, 4(1), 1–10.
Van der Merwe, A., & Skelton, A. (2015). Victims’ mitigating views in sentencing decisions: A comparative analysis. Oxford Journal of Legal Studies, 35(2), 355–372. https://doi.org/10.1093/ojls/gqu035
Yolanda, M. M., & Fahmiron. (2023). Penegakan hukum pidana dan perdata di Indonesia dewasa ini (Lampiran KUHP Nasional Undang-Undang No. 1 Tahun 2023). Rajawali Pers.
Copyright (c) 2026 Jumiati Jumiati, Kiki Kristanto, Louise Theresia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

