Post-Mining Land Restoration from Environmental Fiqh: A Case Study in Morowali
Downloads
This study aims to analyze the concept of post-mining land restoration from the perspective of environmental jurisprudence, with a case study on PT. Ang and Fang Brother in Morowali Regency. A qualitative approach was used with data collection techniques through interviews and documentation. The results of the study show that the principles of environmental fiqh such as hifzh al-bi'ah, islah al-ardh, and ihya al-mawat are in line with national regulations such as the Mineral and Mineral Law No. 3/2020, but their implementation still faces technical, financial, and supervisory challenges. The integration of Islamic values in restoration policies can strengthen ethical commitment and community participation in post-mining environmental recovery.
Abdillah, M. (2005). Fiqh lingkungan. Unit Penerbit dan Percetakan YKPN.
Abta, A. (2006). Fiqh lingkungan. Gema Insani Press.
Alfharizi, M., Hamid, A., & Natsir, N. I. (2023). Analisis sistem pemidanaan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang pertambangan mineral dan batubara. Jurnal Parhesia, 1(2), 162–166.
Amanda, S. P., Alfiyah, D., Aprilianto, A., & Mashuri, I. (2024). Urgensi fikih lingkungan di Indonesia. Prosiding Nasional Pascasarjana IAIN Kediri, 7, 23–34.
Fauzia, A., & Makarim, M. N. (2024). Studi literatur: Restorasi lahan pascatambang batu bara di Kalimantan Timur. Peatland Agriculture and Climate Change Journal, 1(1), 52–70.
Ginoga, M. A., Iskandar, & Madani, A. B. I. (2024). Status kepemilikan tanah masyarakat Pulau Rempang dalam perspektif kitab Al-Amwal karya Abu Ubaid Al-Qasim Bin Salam (157 H/774 M). Ar-Rayyah: Jurnal Ilmu Islam, 8(2), 458–487.
Hafizd, T. A., Mangunjaya, F. M., & Camin, Y. R. (2017). Tingkat persepsi dan kesadaran masyarakat Desa Tanjung Beringin terhadap fatwa MUI No. 04 tentang perlindungan satwa langka untuk keseimbangan ekosistem. Himmah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 1(01), 1–8.
Harahap, F. R. (2016). Restorasi lahan pasca tambang timah di Pulau Bangka. Jurnal Society, VI(1), 61–69.
Herdiyanti, Hayati, L., Wilujeng, P. R., & Cholillah, J. (2022). Pemberdayaan masyarakat dalam upaya restorasi lahan pascatambang di Desa Bukit Kijang, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat UBB, 9(2), 68–75.
Idris, M. N., & Anita, K. (2020). Analisis implementasi kaidah fikih Lā Ḍarar Wa Lā Ḍirār dalam kedokteran modern pada kasus tindakan operasi. NUKHBATUL ‟ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam, 6(1), 50–76.
Indrajati, S., Emawati, & Azkar, M. (2023). Aktualisasi pendidikan fikih lingkungan (Fiqh al-Bi'ah) pada masyarakat kawasan hutan Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kab. Lombok Utara. Manazhim: Jurnal Manajemen dan Ilmu Pendidikan, 5(2), 646–666.
Istiani, M., & Purwanto, M. R. (2019). Fiqh Bi'ah dalam perspektif Al-Qur'an. At-Thullab: Jurnal Mahasiswa FIAI-UII, 1(1), 24–39.
Lubis, F. T. M., & Lubis, K. A. (2024). Kontradiksi kewenangan pemerintah terhadap pengelolaan tambang pasca lahirnya UU No 3 Tahun 2020 tentang Minerba. Grondwet, 3(2), 18–30.
Nurhidayah, N., Idrus, W., & Maulana, A. (2023). A Legal Analysis of Mining Industry Licence and Mining Impact for the Community in Bungku Pesisir Subdistrict, Morowali Regency. International Conference on “Changing of Law: Business Law, Local Wisdom and Tourism Industry”(ICCLB 2023), 1305–1313.
Rifzikka, S. A. (2024). Studi analisis tafsir surah Ar-Rum ayat 41 tentang kerusakan lingkungan. Journal of Islamic Studies and Humanities, 9(2), 255–298.
Rilansari, V., & Ulhaq, W. D. (2024). Perspektif fiqih al-bi'ah dalam implementasi rencana tata ruang terhadap ruang terbuka hijau di Kota Bandar Lampung. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 19(1), 24–32.
Sabani, R. F. A. (2022). Analisis hadis Lā Dharara Walā Dhirāran sebagai dasar fatwa keharaman rokok. Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin, 2(2), 268–293.
Sembiring, E. B., Nainggolan, S. A., Hutasoit, S. A., Emelica, Saputra, A. W., Johanes, B., Simanjuntak, H. F. Y., & Murati, F. (2024). Pengaruh pertambangan terhadap lingkungan dan sosial masyarakat. Jurnal Multidisiplin Inovatif, 8(11), 367–373.
Shihab, M. Q. (1996a). Membumikan al-Qur`an: Fungsi dan peran wahyu dalam kehidupan masyarakat. Mizan.
Sholihin, A. S. (2025). Menelisik urgensitas fikih ekologi terhadap pelestarian lingkungan hidup. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, 6(3), 637–646.
Subagyo, P. J. (1991). Metode penelitian dalam teori dan praktek. Rineka Cipta.
Ubaidillah, M. H. (2010). Fiqh al-Bi>ah (Formulasi konsep al-Maqa>s}id al-Shari>'ah dalam konservasi dan restorasi lingkungan). Al-Qānūn, 13(1), 26–52.
Umami, M., Sari, E. N. N., & Haryanto, R. J. (2024). Estimasi potensi nilai ekonomi agroforestri berbasis paludikultur untuk restorasi lahan gambut. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 11(2), 463-485.
Copyright (c) 2026 Ariel Alexander

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










