Analysis of the Potential Cost of Damage Due to Liquefaction on Two-Story Residential Buildings in North Jakarta
Downloads
This study is motivated by the high seismic activity in Indonesia due to the interaction of three major tectonic plates, as well as the geological conditions of coastal areas such as North Jakarta, which are dominated by soft, water-saturated alluvial soils prone to liquefaction. This phenomenon can lead to severe structural damage and significant economic losses, particularly for two-story residential buildings. This research aims to analyze the liquefaction potential and estimate the economic losses caused by building damage in North Jakarta. The study employed a quantitative descriptive approach using Standard Penetration Test (N-SPT) data from 26 drilling points. Key geotechnical parameters, including Cyclic Stress Ratio (CSR), Cyclic Resistance Ratio (CRR), Magnitude Scaling Factor (MSF), and Safety Factor (SF), were calculated. Earthquake acceleration (amax) was also analyzed using Donovan, McGuire, and Matuschka methods. The results indicate that liquefaction potential increases with earthquake magnitude, with critical conditions occurring at a magnitude of 5.5 Mw, where all points experience liquefaction in shallow layers. Cilincing and Ancol are identified as the most vulnerable areas due to low N-SPT values and shallow groundwater levels. The estimated total economic loss reaches IDR 4.734 trillion, with per capita losses ranging from IDR 3.4 million to IDR 6.3 million. In conclusion, North Jakarta faces high liquefaction risk with substantial economic impacts, highlighting the need for mitigation strategies in urban planning and structural design.
Adiansyah, R. (2018). Pemodelan Risiko Likuifaksi Menggunakan Data N-SPT di Wilayah Cilegon. Jurnal Teknik Sipil Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, 9(2), 87–95.
Adinugroho, R. (2015). Evaluasi Potensi Likuifaksi di Kawasan Reklamasi Pantai Utara Jakarta. Jurnal Teknik ITS, 4(2), D157–D162.
Agustian, R., & Ramadhan, A. (2021). Studi Risiko Bencana Gempa dan Likuifaksi di Kota Padang. Jurnal Geofisika Indonesia, 4(1), 33–42.
Ambarwati, I. W., Feranie, S., & Tohari, A. (2020). Analisis potensi likuifaksi di wilayah Cekungan Bandung dengan menggunakan metode uji penetrasi konus. Risalah Geoteknik dan Tambang, 30(1), 21–37.
Amien, M. F., & Hanif, M. (2020). Perbandingan Metode CSR dan DMT dalam Analisis Likuifaksi. Jurnal Teknik Sipil Universitas Negeri Semarang, 9(1), 22–31.
Ansori, M., & Artati, S. (2020). Pemodelan Terjadinya Likuifaksi di Tanah Berpasir Menggunakan Metode CRR. Jurnal Teknik Sipil Terapan, 5(2), 123–130.
Boulanger, R. W., & Idriss, I. M. (2012). Probabilistic Standard Penetration Test–Based Liquefaction-Triggering Procedure. Journal of Geotechnical and Geoenvironmental Engineering, 138(10), 1185–1195.
Budiawan, D., et al. (2020). Evaluasi Kerusakan Bangunan Akibat Likuifaksi Menggunakan Metode HAZUS-MH. Jurnal Penanggulangan Bencana, 11(2), 117–128.
Cragin, M. (2020). Liquefaction Process Modeling for Urban Earthquake Engineering. Earthquake Engineering Research Institute.
Diana, N. A., et al. (2024). Evaluasi Risiko Likuifaksi Berdasarkan Karakteristik Ukuran Butir Tanah dan Hasil N-SPT. Proteksi, 6(1), 51–58.
Djamaluddin, R., & Afandi, M. (2016). Kajian Kerusakan Infrastruktur Akibat Likuifaksi pada Tanah Pasiran. Jurnal Teknik Sipil Untan, 14(2), 79–86.
Hardiyatmo, H. C. (2014). Mekanika Tanah 2. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Hidayat, M., Putra, R., & Sari, D. (2019). Studi Perbandingan Metode Stabilisasi Tanah. Jurnal Teknik Tanah dan Fondasi, 7(3), 33–42.
Hutagaol, S. P. (2024). Potensi Likuifaksi Pada Proyek Pengembangan Infrastruktur Jalan Di Bandara Kualanamu Berdasarkan SNI 1726:2019. Tesis, Universitas Medan Area.
Kusumawardani, R., et al. (2023). Evaluasi Likuifaksi Pasir Silika Rembang Melalui Uji Triaxial. Jurnal Teknik Sipil, 147–152.
Mase, L. Z. (2016). Evaluasi potensi likuifaksi berdasarkan data SPT dan CPT. Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 4(1), 1–12.
Mokoginta, M., & Irawan, R. (2022). Pengaruh Gempa Terhadap Struktur Tanah dan Fenomena Likuifaksi. Jurnal Geoteknik Terapan, 9(2), 89–96.
Mulyono, A. T. (2017). Metodologi Penilaian Risiko Bencana Gempa dan Likuifaksi terhadap Infrastruktur Jalan. Jurnal Infrastruktur Sipil, 5(1), 1–12.
Mutmainah, S. (2021). Analisis potensi likuifaksi menggunakan data N-SPT. Jurnal Teknik Geoteknik, 8(2), 99–110.
Noor, F. M., & Lestari, A. (2021). Pemetaan Likuifaksi Berbasis GIS di Wilayah Perkotaan Bekasi. Jurnal Geografi, 19(1), 44–53.
Purba, R. A. (2020). Mekanika tanah dan aplikasi geoteknik. Penerbit Andi, Yogyakarta.
Sugiyanto, H., & Kurniawan, Y. (2020). Penerapan Sistem Zonasi Likuifaksi pada Peta Tata Ruang Kota. Jurnal Teknik Lingkungan, 26(3), 131–139.
Tandaju, R. (2019). Evaluasi Potensi Likuifaksi Tanah di Wilayah Pesisir Indonesia Timur. Jurnal Rekayasa Sipil, 8(1), 23–35.
Tarigan, A. (2022). Perencanaan pondasi pada tanah berpotensi likuifaksi. Jurnal Teknik Sipil, 14(2), 112–124.
Tarigan, H. (2022). Kajian Efektivitas Perkuatan Tanah terhadap Likuifaksi di Kawasan Reklamasi. Jurnal Geoteknik Indonesia, 3(2), 55–61.
Tohari, A., & Kurniawan, W. (2018). Studi Kerentanan Likuifaksi di Jakarta Utara Berdasarkan Data Penetrasi Standar (SPT). Jurnal Geoteknik Indonesia, 7(2), 121–130.
Copyright (c) 2026 Farhan Heryo Nugroho, Muhammad Zaki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









